Sebuah renungan tentang cinta…

Cinta itu seperti kita menanam bunga..

Harus selalu rajin menyiraminya dengan pujian dan kata indah agar selalu nampak segar..

Harus memupuknya dengan kepercayaan dan kejujuran agar tumbuh sempurna..

Harus menyingkirkan ulat ulat bulu dan serangga yang memakan daun asmara..

Harus selalu membersihkan rumput rumput kecil yang tumbuh liar di sampingnya..

agar tidak mengganggu tumbuhnya batang batang cinta..

Harus memotong dahan dahan cemburu yang membuat mudah roboh saat badai angin menerpa..

Harus menyiapkan sebuah pot untuk rumah nya agar keindahan itu makin sempurna..

Bila semua itu ada mungkin  akan melihat bunga yang indah dan sedap di pandang..

Hanya tinggal menjaga keindahan itu ..Meskipun kadang sulit..

tapi kalau di biarkan begitu saja ..lambat  laun bunga itupun akan layu..

dan akan mati pelan pelan..

Perihal

aku adalah aku apa adanya seorang yang berjalan mengikuti garis hidup tapi bukan seorang yang psarah kadang selengekan meski bukan slanker kadang romantis meski bukan arjuna kadang jadi anak manis kadang pethakilan meski bisa berubah ubah tapi bukan bunglon bukan pula banci karena aku selalu gentleman dalam setiap urusan..

Tagged with: , , , , , , , , ,
Ditulis dalam cinta, merenung
2 comments on “Sebuah renungan tentang cinta…
  1. hanum01 mengatakan:

    Hmmmmm.. Uummmm..

    Hfyyuhhhh..

  2. riuisme mengatakan:

    hi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

tamu yang terhormat
  • 137,744 jabat tangan
Januari 2009
S S R K J S M
    Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Arsip
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
%d blogger menyukai ini: