Berani mencintai berarti berani belajar untuk sakit..

Pernahkah anda mencintai seseorang.Cinta sejati memang cinta kepada sang khalik.Mungkin itu kata kata ustadz yang sudah sanggup mecurahkan seluruh cintanya hanya kepada penciptanya.Tapi saya orang awam yang hanya kadang masih terjerumus untuk mencintai lawan jenis.Hal yang fitrah bagi manusia untuk diciptakan saling berpasang pasang an antara laki laki dan perempuan.Pernahkah anda merasakan jatuh cinta yang sedemikian hebat kepada lawan jenis anda hingga hal itu benar benar menyiksa hidup anda.berkepanjangan saat melihat bahwa orang yang kita cintai bukanlah orang yang mencintai kita.

Saya yakin setiap orang normal pasti bilang “ya..saya sudah pernah“.Belum tentu orang yang kita cintai dengan sungguh sungguh hati adalah orang yang tepat bagi hidup kita.Terkadang kita  harus siap siap sakit hati

Disinilah arti pengorbanan kalau kita benar benar mencintainya.Merelakan dia dengan kebahagiaannya itulah makna mencintai sebenarnya.Kalau kita memaksa bahwa aku mencintainya maka aku harus memilikinya ..mungkin itu bukan mencintai tapi keinginan dan hawa nafsu yang berbicara.

Kadang kita memang perlu menangis saat ternyata kita menaruh cinta di tempat yang tidak semestinya.Kadang kita juga tidak bisa membohongi kata hati bahwa kita sangat membutuhkannya dalam hidup kita.Waktu dan tempat kadang tidak memihak kita.Ada seseorang yang mencintai tapi waktunya salah.Atau menaruh cintanya di tempat yang sudah menjadi milik orang lain.

Mencintai kadang juga harus mencari pilihan yang terbaik untuk semuanya.Untuk orang -orang disekitar kita ,keluarga kita,orang tua kita.Ada seseorang yang mencintai tapi harus rela hubungan dengan orang tuanya hancur.Ada orang yang memilih mempertahankan keutuhan keluarganya daripada memilih untuk meneruskan cintanya.Mencintai bukan pula membabi buta.Terkadang ada pilihan pilihan yang menyakitkan demi kebaikan semua nya.

Andai saja semua cinta kepada lawan jenis itu sama dengan cinta seorang ibu kepada anaknya.Kalau berani untuk mencintai lawan jenis berarti juga harus berani belajar untuk sakit.Karena cinta kepada lawan jenis sangatlah beda dengan cinta ibu kepada anak atau cinta sang Khalik kepada makhluknya…

Perihal

aku adalah aku apa adanya seorang yang berjalan mengikuti garis hidup tapi bukan seorang yang psarah kadang selengekan meski bukan slanker kadang romantis meski bukan arjuna kadang jadi anak manis kadang pethakilan meski bisa berubah ubah tapi bukan bunglon bukan pula banci karena aku selalu gentleman dalam setiap urusan..

Tagged with: , , , , , , , , ,
Ditulis dalam cinta, merenung, religius
4 comments on “Berani mencintai berarti berani belajar untuk sakit..
  1. Lex dePraxis mengatakan:

    Tulisan yang menarik, sobat. Terima kasih sudah berbagi informasi. Jika ingin tahu lebih banyak lagi tentang Cinta, silakan baca artikel Butir-Butir Cinta di blog saya. Salam kenal, sobat.

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

  2. gwgw mengatakan:

    duh….sangat menyentuh….saluttt…

  3. kenangamu mengatakan:

    aku pernah mencintai orang yang seharusnya tidak boleh karna perbedaan agama yang akhrnya menghancurkan hubunganku dng keluarga..

    Tapi skrng disaat semua sdah berakhir, aku kmbali diberikan cinta hanya dy yang mencintaiku tdk ingin memilikiku hanya karna dimatanya aku terlalu sempurna

  4. mas stein mengatakan:

    kata guru saya dulu cintailah apa yang kamu cintai sekedarnya saja, karena bisa saja yang sekarang paling kamu cinta besok jadi yang paling kamu benci…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

tamu yang terhormat
  • 137,744 jabat tangan
Januari 2009
S S R K J S M
    Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Arsip
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
%d blogger menyukai ini: